Rabu, 11 April 2018

Hari Ini DPR RI Undang Facebook Guna Membahas Tentang Terbobolnya Data Pengguna Facebook



Siapa yang tidak kenal dengan  jejaring sosial yang satu ini, dengan memiliki data penguuna aktif yang mencapai 2 milyar pengguna, facebook pantas menjadi raja jearing sosial saat ini, iya jejaring sosial ini bernama facebook. Inonesia adalah negara terbanyak ke 4 di dunia dengan pengguna aktif facebook. Namun pada bulan lalu facebook mengalami maslaah yang sangat besar, yaitu terbobolnya data pengguna facebook. Data pemgguna facebook yang berasal dari Indonesia menjadi salah satu yang terbobol.
Seperti yang teralh di kutip dari liputan6.com 9/4/2018, pada hari ini, Komisi I DPR RI mengundang pimpinan facebook untuk menklarifikasi masalah terbobolnya data pengguna facebook dari Indonesia, dan pimpinan facebook di Indoneisa dipastikan akan menghadiri rapat tersebut.
Walik ketua Komisi I dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Hanafi Rais, mengatakan bahwa dalam rapat tersebut, DPR akan meminta penjelasan Facebook terkait penyalahgunaan data satu juta pengguna Indonesia oleh Cambridge Analityca.
"Akan kita panggil, pimpinannya bersedia hadir pada gari Rabu siang. Nanti kita akan dalami masalahnya dan tentukan tidak lanjutnya di RDP itu nanti," ungkap Hanafi saat di temudi di gedung DPR/MPR, Senin (9/4/2018).
Menurut Hanafi, Facebook telah menyalahi aturannya sendiri, jika nanti terbukti gagal melindungi data-data pengguna.
Sesuai dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, jika terjadi pelanggaran dan penyalahgunaan, maka Facebook harus mematuhi peraturan yang ada, termasuk menerima hukuman administrasi ataupun pidana di Indonesia.
“Jika terjadi pelanggaran dan penyalahgunaan, maka tentu akan masuk ranah pidana dan saya pikir, langkah hukum harus ditegakkan. Langkah-langkah lain seperti pemblokiran, bisa dipertimbangkan,” jelas Hanafi.
Untuk saat ini, Hanafi mengaku belum bisa menentukan langkah pasti yang akan diambil DPR. Komisi I akan mendengar penjelasan pihak Facebook terlebih dahulu.
“Kita lihat apa penjelasan Facebook nanti, baru kita akan ambil tindakan,” sambungnya.

Sumber: liputan6.com

*RYP


Pembaharuan google chrome versi terbaru More

Telegram di blokir di Russia More

Otak Manusia Bisa Lebih Pintar dengan Bantuan Teknologi Ini More

7 Teknologi Canggih Google yang Bisa Ubah Dunia More



© 2018 STMIK BANDUNG . All rights reserved.