Jumat, 24 Mei 2019

Apa Kabarmu Pasca Lulus Sekolah ?

Banyak orang pasca lulus sekolah sibuk dengan pilihan mereka, karena menurutku pilihan adalah sesuatu yang sakral. Kenapa bisa sakral? Ya karena pilihan adalah bagian dari hidup, dan hidupmu adalah bagaimana kamu memilih antara yang baik dan buruk untukmu. Bagaimana tidak, seringkali ketika kamu sudah menentukan sebuah pilihan, yang terjadi malah kebingungan di tengah perjalanan, padahal dirimu sendiri yang memilih. Takdir Tuhan? Kamu tidak bisa menyalahkan takdir Tuhan, sebab Tuhan menyediakan surga dan neraka untuk dipilih, dan jalan cara meraihnya sudah Tuhan berikan lewat manual instruction “Al-Quran”. Jadi, sejak awal memang pilihan itu selalu membingungkan, karena terkadang dirimu memandang kedua pilihan itu adalah yang terbaik untukmu.

            Terkadang pilihan mu tak sesuai dengan pilihan orang tua mu, hatimu berat untuk menentukan pilihan, pikiran mu semakin tak karuan. Kalau tidak menuruti orang tua, kamu takut menyakiti hati kecil mereka, lantas bagaimana menyelesaikan situasi seperti ini? Aku rasa kamu perlu bicara baik-baik dengan mereka, karena mungkin saja mereka ingin memberikan yang terbaik untukmu, namun jangan lupa juga untuk mendiskusikan pilihan mu bersama mereka, siapa tau pilihan mu di setujui oleh mereka.
            Setalah mendapat pilihan yang kamu kira cocok untuk masa depan mu, terkadang keraguan datang kepadamu, “apakah benar ini yang terbaik untuk masa depanku?” pertanyaan seperti itu pasti ada, namun tak semua orang mengalaminya. Kebanyakan orang menentukan pilihan nya dengan cepat, tak sedikit pula orang yang berada di posisimu saat ini, ya bingung menentukan pilihan. Saran ku, apabila kau sudah berniat sampai 1000% terhadap pilihanmu, rintangan sebesar apapun akan bisa kau lewati, Tuhan takkan membiarkan hamba-Nya berhenti karena sebuah cobaan hidup, Tuhan memberikan cobaan dan ujian kepadamu karena Tuhan percaya bahwa kau dapat melewatinya. Kamu sudah menentukan pilihan, maka mulailah berkelana dan melewati nya sesuai peta kehidupan yang pasti sudah kamu buat.
            Pilihan melanjutkan sekolah atau bekerja sangat sering terjadi pasca lulus sekolah, bahkan pasca lulus SMP pun mungkin ada yang berpikiran seperti itu, kenapa? Mungkin melihat ekonomi keluarga, atau sudah ingin bebas dari dunia pendidikan formal. Sejak awal seharusnya dirimu membuat target dan mengejar beasiswa untuk mu melanjutkan pendidikan formal agar tak terlalu membebani orang tua, jangan kecil harapan, bermimpi lah setinggi mungkin, kejar mimpi mu jangan hanya bisa menciptakan sebuah mimpi, tapi bagaimana caranya supaya mimpimu bisa beralih ke dunia nyata. Melanjutkan pendidikan adalah bahan kesuksesan mu di masa depan, walau tak semua orang sukses punya latar belakang pendidikan yang baik, tapi kamu jangan terlalu memandang mereka, karena jalan hidup mu berbeda dengan mereka, apakah kamu menjamin bisa seperti mereka? Tidak, yang bisa kamu lakukan adalah berusaha. Baik di dunia pendidikan ataupun tidak, yang penting kamu harus bersungguh-sungguh dalam mencapai mimpimu dengan landasan pilihan yang kamu buat sebelumya.
            Kuliah atau kerja? Menurutku selagi orang tua masih bisa memberi mu biaya, lanjutkanlah jenjang pendidikan mu, karena mereka ingin melihatmu lulus dari perguruan tinggi dan punya gelar supaya masa depan mu juga lebih baik. Do’a orang tua mu adalah sebuah keajaiban yang selalu Tuhan munculkan di waktu yang tak kau sangka kan, seperti itulah Tuhan membantu hamba-Nya yang terkadang tak masuk logika. Maka percayalah, ketika kau sudah menentukan sebuah pilihan, dan kamu berniat 1000% untuk menyelesaikan nya, Tuhan takkan berpaling dan akan selalu membantu mu, karena di setiap perjuangan mu ada do’a orang tua mu yang selalu mengiringimu. Maka, jangan buat mereka sedih, jangan buat mereka merenung karena dirimu, berikanlah yang terbaik untuk mereka, karena sampai kamu punya punya harta segunung pun takkan terbalas jasa mereka, banggakanlah mereka dengan hasil dari usaha mu.
            Pasca lulus sekolah kamu jangan terdiam karena pilihan yang membuat mu bingung menentukan masa depan, ikuti kata hatimu, niatkan dirimu hingga 1000% agar nanti dirimu tak menyesal, percayalah Tuhan takkan berpaling darimu. Berproseslah, taklukan semua rintangan, hasil mu akan indah bila kamu ikhlas melewati segala rintangan yang siap menerpa mu di perjalanan. Mungkin banyak masukan dari teman atau kakak tingkat mu yang telah lebih dulu merasakan situasi seperti ini, namun jangan sesekali menyepelekan omongan mereka, bisa jadi Tuhan memberimu kebaikan lewat omongan mereka, jadilah pendengar masukan yang hebat.
            Aku pun pernah merasakan situasi seperti ini, iya situasi yang kini sedang kamu alami. Bingung menentukan pilihan untuk pendidikan masa depan, sebagian memberi saran supaya aku melanjutkan sekolah, tapi ada juga yang menawari ku pekerjaan dengan upah yang lumayan, ya di iming-imingi upah inilah yang membuatku tergiur, karena sejenak berpikir “enak kalau sudah bisa mencari uang sendiri”, tapi tak hanya sampai disana, berhubung banyak nya vote yang mendukung ku untuk melanjutkan sekolah maka ku putuskan untuk melanjutkan. Pikirmu, aku menuruti apa kata orang? Dukungan mereka menyentuh hatiku untuk melanjutkan sekolah, dan hatiku pun menyuruhku untuk melanjutkan pendidikan ku ke jenjang yang lebih tinggi, jadi saran ku jangan pernah menyepelekan perkataan mereka yang memberi mu masukan namun terkadang membingungkan, ambilah dan pertimbangkan lagi, kalau masih bingung maka berdiskusilah bersama Tuhan mu, Dia akan memberikan apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu inginkan. Ya, Tuhan memberikan apa yang aku perlukan bukan yang aku inginkan, karena terkadang keinginan manusia itu serakah, selalu ingin mendapatkan setiap apa yang ia inginkan padahal Tuhan tau apa yang kamu butuhkan.
            Dulu sebelum aku menduduki bangku perkuliahan, sempat ada penyesalan karena tidak melakukan usaha yang berlebih untuk mencoba masuk ke perguruan tinggi negeri, aku terlalu bersantai, terlalu membiarkan hidupku bagaimana takdir tuhan, padahal semua itu bisa saja berubah kalau diriiku mengeluarkan segala usaha untuk bisa masuk ke perguruan tinggi negeri, namun semua itu sirna gara-gara kemalasan ku. Saranku, kamu jangan seperti ini, berusahalah sebaik mungkin dan jangan lupa berdoa juga meminta ridho dari orang tua, setelah berusaha sebaik mungkin, hasil nya tetap Tuhan yang tau, tapi setidaknya kau sudah berusaha dengan baik, hasil baik atau kurang baik terimalah dengan ikhlas supaya kamu bisa fokus untuk tahap selanjutnya.
            Tapi dibalik itu semua, banyak kebaikan Tuhan yang diberikan kepadaku yang begitu luar biasa, seakan penyesalan ku diawal tadi adalah sebuah kebodohan yang tidak semestinya aku sesalkan, rencana Tuhan selalu indah tergantung bagaimana dirimu berprasangka kepada Tuhanmu. Mulai dari pertemanan, Tuhan memberikan ku teman yang selalu mengingatkan ku kepada kebaikan, memberikan motivasi ketika malas datang, ah pokonya masih banyak lagi yang harus ku syukuri terhadap kebaikan Tuhan kepadaku. Dirimu? Tak usah ingin menjadi orang lain, jadilah dirimu sendiri dengan porsi kebahagiaan mu sendiri, seperti hal nya makan di restoran kamu akan memesan makanan dengan porsi mu bukan? Ya seperti itulah seharusnya kau menjalani hidup, jangan mau memakan porsi orang lain, makan lah porsi makan mu sendiri, mulai dari memesan hingga bayar kamu lah yang harus melakukan sendiri, untuk apa? Untuk memenuhi kekosongan perutmu, jadi berhenti lah melihat porsi hidup orang lain, jalani dan syukuri porsi hidupmu.
            Hubungan asmara? Bagiku bukan waktunya untuk membahas cinta ketika kamu sedang berkelana di dunia pendidikan mu, fokuslah kepada apa yang sedang kamu jalankan, jangan masukan suatu hal yang dapat mengganggu mu. Tapi, balik lagi kepada dirimu, itu hanya saran dariku, semoga baik-baik saja ya, hehe
            Intinya, berpikirlah positif untuk masa depan mu yang lebih cerah, jika tak sesuai dengan mapping hidupmu jangan menyesal, Tuhan akan memberikan yang terbaik sesuai dengan apa yang kamu butuhkan. Pilihlah sesuai isi hatimu, berjuanglah untuk menggapai masa depan yang kamu harapkan, jangan menyerah ketika rintangan datang, mereka sukses tidak dengan satu rintangan, beribu cara harus kamu lakukan. Salam, semoga sukses ya J

Sumber : Nandi Yesa Maulana 


Asus Luncurkan Zenbook Pro Duo More

Apa Kabarmu Pasca Lulus Sekolah ? More

Memperingati Hari Laut Sedunia

Sabtu, 08 Juni 2019

Memperingati Hari Laut Sedunia More

YouTube Gaming Akan Ditutup Akhir Bulan Ini More



© 2018 STMIK BANDUNG . All rights reserved.